Followers

Saturday, 24 December 2011

Terkadang cinta dan kehilangan berjalan seiringan

Assalamualaikum. Dan salam sejahtera pada yang membaca.

Semalam Nadh terkumen dekat satu post sahabat Nadh yang bertajuk "Terkadang cinta dan kehilangan berjalan seiringan".

Nadh cakap setuju. Sebab Nadh rasa memang betoi pun. Cinta dan kehilangan datang bersama sebab hidup yang bukan milik kita. Mungkin kita terasa kita menyusun nya dengan plan kita (kita yang kata), tapi mandat untuk tiap kejadian itu adalah izin ALLAH.
" Sesungguhnya Kami menciptakan tiap-tiap sesuatu menurut takdir (yang telah ditentukan)." ( AlQamar : 49 )

Kemudian ada satu ketikanya yang kita rasa telah berjaya dan bakal dapat apa yang kita mahukan, tapi tetiba, ianya hilang dari pandangan. Ada kalanya, kita terlalu berharap. Tapi putus juga ditengah jalan. Ibarat air yang kita tadah ditangan, kita yakin benar yang ianya bakal menjadi milik kita, tapi sebaik digerakkan, tirus, air turun dari tapak tangan. Tumpah dari tadahan kita. Begitu jugalah dengan perihal hidup dan mati. Kita mungkin sudah dapat, tapi akhirnya, kita kehilangannya.

"Dan Kami tidak menjadikan seseorang manusia sebelummu dapat hidup kekal (di dunia ini). maka kalau engkau meninggal dunia (Wahai Muhammad), adakah mereka akan hidup selama-lamanya? Tiap-tiap diri akan merasai mati, dan Kami menguji kamu dengan kesusahan dan kesenangan sebagai cubaan; dan kepada Kamilah kamu semua akan dikembalikan” . ( QS Al-Anbiya ayat 34-35 )

Walaubagaimanapun, ada yang lebih menyedihkan, memiliki cinta dan kehilangan akhirat. Dapat faham x perkaitan ini?

- Hidup yang mengejar sang makhluk dunia, terlalu cinta, hinggakan perasaan itu yang sepadannya menjadi pemangkin Cinta Abadi untuk hidup disana diabaikan. Nikmat yang diberi tapi dilalaikan.

- Terlalu cinta pada harta, wang dan pangkat, hingga tidak mengendahkn hukum hakam. Haram pun sapu..

- Cinta keterlaluan yang membabi buta. Tiada dia, tiada juga kamu. Mati dia, mati juga kamu. Sedangkan itu hnyalah satu pencaturan mengajar jiwa. Tapi hilang sudah nyawa, dek kejarnya cinta tak kesampaian.

Begitulah hebat sekali penangan cinta. Tapi datang juga bersama satu penawar yang diberikan Yang Maha Agung.

"Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, nescaya Allah akan mencukupkan (keperluannya). Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki-Nya). Sesungguhnya Allah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.” (Surah Ath Thalaq : 3).

Modal utamanya hidup adalah mengabdikan diri dengan sepasrah mungkin dan berserah pada ALLAH. Menyerahkn segala urusan kepadanya, menerima dan bertawakal setelah usaha diberikan. Pernah dengar x orang cakap, "setapak kamu mendekatinya, selangkah dia kepadamu, sejengkal kamu kepadanya, sehasta dia kepadamu". Menunjukkan betapa luasnya karunia dan rahmatnya yang selama ini memayungi hidup kita.

" Dan Kami selalu berkewajipan menolong orang-orang yang beriman.” (Surah Ar-Rum ayat 47)
Published with Blogger-droid v1.7.4

10 comments:

aimie amalina said...

ai very like dis :))

tidak dijadikan sesuatu itu dengan sia2..
jika kehilangan cinta hari ini, cinta yang lebih baik pasti tumbuh dimana2
yakinlah! :))

CiKaLi said...

ya.. segalanya mungkin berlaku.. yg penting kita kena bersedia.. kerana kehilangan itu pahit.. kecintaan kepada-Nya itu manis..

MaiRa QuEeN said...

cinta itu dari Allah..bercinta biarlah ikhlas hanya kerana Allah..barulah kita tidak tersasar dr landasan yg benar..cinta itu anugerah Allah..cinta itu suci tapi manusia yg selalu mengotorkan cinta dengan noda dan dusta..hargailah cinta..cinta sebaiknya dr Allah..Kalau hilang cinta berdoalah untuk cinta yang laen..dalam hidup cinta hadir berkali2..rasa itu indah dan suci...berdoa dan berserah padanya untuk cinta yang suci dan abadi...tetapi ingat cinta yg hakiki hanya untuk Allah..

;) said...

ALLAH sentiasa ada perancangan yang baik untuk hambanya .
kadang-kadang kita yang leka lalai . tapi sebenarnya semua yang berlaku ada hikmah kan .
kalau xda kehilangan tak kan ada la pertemuan, dan tanpa pertemuan ,takkan ada cinta yang hadir .

nice one abg nadh . hehe

Iffah Afeefah said...

Khilngn d dnia xbmkne hilng d akhirt

Rozuan Ismail said...

harta,pangkat dan rupa yang kita miliki bukanlah hak mutlak kita. itu hanyalah satu pinjaman.dan bila tiba masanya, kita perlu pulangkan kembali. jangan taksub sangat dengan cinta dunia

AmirFX said...

Ustazah pilihan.. :D

Niena Pengembara Ilahi said...

yup betul kata mimie.. redha dgn setiap apa yg berlaku... mungkin kehilangan itu lebih baik...kann

GaDiS KaMpUnG sEpArA BaNdAr said...

redha itu ikhlas...pasrah itu menyerah...

=)

fRaMe+LenSeS said...

Aimie :: cinta tak pernah lupus. :D tak pernah pupus. :)

Cikali :: sangat manis kan kamu? :D

Maira :: ya, serah segala pada DIA dan pasti dia akan menjaga kita. :D

dik Niaa :: cinta yang indah cinta yang diuji. baru berasa kemanisannya. :D

Iffah :: setuju ng jiran. :D

Wan :: ya betoi. bila taksub = jahanam la dunia ni.

Amir :: :) tak layak pun.

Niena :: setuju ng Niena gak. :D

GK :: menyerah sebab tahu ALLAH da atur semua :D tapi bukan juga erti tak usaha kan? :D

Buta+Pekak+Bisu=CINTA