Followers

Sunday, 16 October 2011

Betapa aku mencintaimu.

Dalam hidup ini yang membuat indah dan bahagia karena kita meraih cinta memperindah jiwa. Jiwa yang indah ketika mampu mencintai pasangan kita dengan setulus. 

Pernahkah anda dengan tulus mengungkapkan isi hati anda kepada orang yang anda cintai, "Betapa aku mencintaimu." Haruskah anda mengungkapkan perasaan anda itu setelah orang yang anda cintai itu telah pergi?" Setelah dia tiada lagi disisimu, tika itu kamu bangkit mencarinya kembali, meratapi pemergian dan bersungguh meminta maaf, mengucapkan kata-kata indah demi mendapatkan dia kembali.

ALLAH melatih kita dengan berbagai cubaan dan ujian yang penuh luka, perih dan air mata agar kita memiliki kekuatan dan kesabaran di dalam mengharungi bahtera kehidupan sekaligus agar kita berhati-hati dan berani untuk memperbetulkan diri kita sendiri. Ujian dan cubaan yang kita hadapi juga wujud kasih sayang ALLAH yang mengingatkan kita atas perbuatan bila ada yang kurang tepat dari yang kita kerjakan. Jika kita setiap waktu mengingati ALLAH dan yakin atas "hidup sebenarnya satu perjalanan yang mengajar", kita pasti akan bermuhasabah tiap langkah kita, yang salah kita betulkan, yang betul kita elokkan lagi, yang cantik kita berkongsi, agar bukan hanya kita, tapi semua beroleh manfaat dari ingatan itu.

Seringkali kita begitu percaya diri dalam menghadapi ujian dan cobaan, kita menganggap bahawa diri kita sudah benar dan kita menganggap diri kita sudah menjadi orang baik serta kita sudah berbuat yang terbaik dan benar untuk keluarga kita. Padahal kita adalah orang yang begitu teramat miskin dengan rasa penghargaan. Kita hanya bisa menghargai orang yang kita cintai setelah kita kehilangan, atau ketika kita sakit dan memerlukan keberadaannya disisi kita. 

Bukankah hidup ini menjadi lebih indah apabila kita menyuburkan rasa cinta dan kasih sayang itu disaat hubungan kita ditengah kemesraan dan kehangatan? Sikap menghargai disaat keluarga harmonis dan penuh kebahagiaan adalah wujud rasa syukur kita kepada ALLAH yang menjadi kekuatan kita jika badai itu datang menghantam keluarga kita.

Ucapan "Betapa aku mencintaimu" menggambarkan pengakuan yang tulus dan ikhlas namun juga disisi lain menyiratkan pernyataan bahwa kecintaan anda kepada orang yang anda cintai karena kecintaan kepada
ALLAH. Bila di dalam sebuah rumah tangga, kecintaan kita kepada pasangan kita dilandaskan karena cinta kita kepada ALLAH maka ALLAH akan melimpahkan keberkahan dan kebahagiaan sepanjang hayat. 

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "Apabila ALLAH menghendaki kebaikan bagi sebuah keluarga maka ALLAH memasukkan rasa kelembutan di dalam diri mereka." (HR. Imam Ahmad).

Walaubagaimanapun, ketulusan itu hanya kita lihat bila kita dah susah, kita dah jatuh dan menderita, kala itu, yang stay dan ada bersama kita itulah yang kita akhirnya anggap sebagai permata, walau satu masa dahulu kita buang dan kita layan ibarat abdi, dan terungkai yang kita anggap sebagai terbaik itu sebenarnya hanyalah wujud bila kita "punya sesuatu". 



Penghargaan dikala kita "senang dan mampu" kepada yang seharusnya dapat itu tanda kita menghargai, bukan sahaja kepada dia, malah ALLAH juga pasti menganggapnya sebagai tanda syukur kita atas pemberian dia dalam hidup kita.

Credit to : M. Agus Syafii

8 comments:

Fay said...

suka dtg blog nadh.. byk perkongsian.. =)

JIJI YU said...

macam macam cara tuhan kasi ketukan kasih sayang dihati kita

fRaMe+LenSeS said...

Jiji :: benar. menunjukkan kasih sayang NYA yang terlalu besar

Fay :: terima kasih. nadh hargai sangat komen anda. :D

Iffah Afeefah said...

Suke jugak

suke dgn blog ni

kdg tlupe jiran igtkn

mksihhh

fRaMe+LenSeS said...

Iffah :: suka belog jiran jugak. :D

cik pulau said...

ehhmm.. betol..
sayang mak ayah..
tu lg penting rasanya dari sayang pasangan yang belum ada ikatan pape..hehehe~

oli-go said...

nice n3..banyak pengajaran yang buat sy membuak mata tantang hakikat hidup ni..

fRaMe+LenSeS said...

Cik Pulau :: ye betoi. tu yang utama kan?

Oli-go :: alhamdulillah. moga lepas ni sama2 kita dapat berubah kan? amin2. :D

Buta+Pekak+Bisu=CINTA