Followers

Friday, 26 August 2011

Berbahagialah!

Assalamualaikum. Dan salam sejahtera pada yang membaca.

Berbahagialah! karena iman adalah nikmat yang paling indah dari Allah sebagai kurnia kepada orang yang dikehendakiNya diantara makhluk-makhlukNya. Sebagaimana Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala.  "Sebenarnya Allah, Dialah yang mencurahkan nikmat kepadamu dengan menunjukkan kamu kepada iman." (QS. al-Hujaraat : 17).

Iman adalah nikmat yang membuat umur kita menjadi berguna juga berisi dan hidup menjadi berkat. Iman menghapus kebergantungan hati kita kepada dunia dan segala yang sememangnya bergantung kepada ALLAH, serta Iman membuat kita selalu berusaha menggapai keredhaanNYA. Dari Iman akan timbullah Takwa, dan dari sana akan lahirnya keyakinan yang ALLAH pemegang segala urusan dan pengizin segala kejadian.

Dengan adanya keyakinan itu, maka lebih kukuhlah keterikatan kita kepada ALLAH, hal itu kerana kita yakin segala urusan dalam genggaman NYA dan segalanya pasti akan kembali kepada ALLAH. Dan begitulah yang sepatutnya bagi seorang Mukmin, iaitu hanya berharap kepada Allah.

"Jika Allah menimpakan suatu kemudharatan kepadamu maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagimu maka tidak ada yang dapat menolak karuniaNya. Dia memberikan kebaikan kepada siapa yang dikehendakiNya diantara hamba-hambaNya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Yunus : 107).

Sehebat apapun kita pada hakikatnya kita adalah makhluk yang lemah. Sebagaimana Firman Allah.
"dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah pula yang disembah (selain Allah)." (QS. al-Hajj : 73).

Seorang Mukmin menyakini bahwa Allah mengetahui segala sesuatu. Allah Maha Kuasa atas segalanya. Beriman kepada Nya, selalu bertaqwa kepadaNya adalah jalan yang terbesar yang dapat menyelamatkan kita dari kesedihan. Apabila itu semua telah terpenuhi maka akan muncullah kebahagiaan dan ketenteraman di dalam hati, dengan demikian tidak ada tempat bagi kesedihan, bahkan setiap kali iman bertambah maka setiap itu pula kesedihan menjadi lenyap dan menghilang bagai setitis embun dipagi hari. Hilang tak membekas.

"Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, 'Tuhan kami adalah Allah' kemudian mereka tetap istiqomah maka tidak ada kekhawatiran pada mereka dan mereka tidak pula berduka cita" (QS. al-Ahqaaf. 13)

Berbahagialah!


Credit to : M. Agus Syafii

6 comments:

Aimifiqa said...

berbahagialah. nice entri.

aimie amalina said...

ber hepy la
bahagia itu selalu ada di sisi-Nya =]

Anum said...

amin....good sharing

tomatokering :) said...

sedang berbahagia bila tgk along bahagia .. ehh ;p

~Kirin Selama Perak~ said...

terbaik wookkk !
:)

Iffah Afeefah said...

nga bahagia tapi cerpen tkde idea smbug lak grrr

Buta+Pekak+Bisu=CINTA